Seorang pria semasa dia remajanya sang orang tua tidak pernah memberikan ia celana dalam lalu pada suatu hari ia bertanya pada sang ibu
Anak: "Bu kenapa saya kok nggak pernah pakai celana salam?"
Ibu : "Ya maklum lah nak ibu kan ngga punya uang untuk beli celana dalam."
Sang anak merasa kecewa kepada sang ibu, pada saat ia diejek oleh teman gengnya karena ia tidak pakai celana dalam.
Lalu ia mengadukan ejekan temanya itu kepada orangtuanya dan ibunya pun akhirnya membuatkan celana dalam dari karung terigu yg bertuliskan 8 kg.
Beberapa tahun kemudian sang anak menikah dengan bunga desa. Pada waktu "malam pertama" sang perempuan pun melepas celana sang anak dan alangkah terkejutnya sang istri melihat isi celana dalam sang suami berbobot 8 kg..!!
Karena tau kalo anaknya itu bodoh, Ibu pun memberinya nasehat.
"Jika ada yang bertanya siapa kamu, jawabnya anak mak sarimah, jika ada yang bertanya apa yang kamu bawa, jawabnya seekor ayam, jika ada yang menawarkan dengan harga murah, jawabnya sebegitu belum cukup, dua kali lipatnya.. jika orang itu mau beli, jawabnya iya.."
di perjalanan Ponidi bertemu dengan seorang polisi
Polisi : "Apa yang kamu bawa?"
Ponidi : "Anak mak sarimah.."
Polisi mulai berang
Polisi : "Kamu tau siapa saya?"
Ponidi : "Seekor AYAM.."
Polisi marah
Polisi : "Kurang ajar kamu ya!! ku tampar kamu 2 kali ya!!"
Ponidi : "Sebegitu belum cukup.. dua kali lipatnya.."
Polisi pun menampar dia 4 kali
Polisi : "Masih mau ditampar??!!"
Ponidi : "IYA"
Polisi : "????!!!?"
